Banyak Tuntutan, Real Madrid Batal Rekrut Conte

Selepas pemecatan Julen Lopetegui, beberapa nama pelatih top gencar dikaitkan dengan Real Madrid, terutama mantan pelatih sukses Juventus, Antonio Conte. Banyak yang menganggap Real Madrid sempat mengupayakan kedatangan juru taktik asal Italia tersebut, tapi pada akhirnya tidak tercapai kesepakatan antara kedua kubu. Menurut mantan Presiden Madrid, ramon Calderon batalnya kesepakatan itu karena Conte menuntut banyak hal dari Real Madrid.

Banyak Tuntutan, Real Madrid Batal Rekrut Conte

Sebagaimana diketahui, Real Madrid memang telah resmi memecat Julen Lopetegui dari Kursi manajer beberapa waktu lalu. Memang, dibawah arahan mantan manajer Tim nasional Spanyol, Los blancos mendapati serangkaian hasil negatif, lima kekalahan dalam enam laga terakhir yang puncaknya adalah kekalahan telak di markas Barcelona dengan skor akhir 1-5. Selang beberapa jam pasca kekalahan tersebut, Real Madrid kemudian memecat pelatih mereka, Julen Lopetegui.

Meski saat ini masih ditangani pelath Interim, Santiago Solari, tetap saja Real Madrid memburu manajer anyar. Kabarnya proses negoasiasi sempat berjalan antara raksasa La liga Spanyol tersebut dengan mantan pelatih Chelsea, Antonio Conte. Sayang, menurut eks Presiden Real Madrid Ramon Calderon, kesepakatan tak tercapai antara kedua kubu, lantaran pihak klub menolak tuntutan yang diminta Conte.

“Dia [Conte] menuntut kontrak tiga tahun dan datang dengan lima orang dan memiliki kontrol sepenuhnya untuk pembelian pemain dan transfer. Namun itu adalah sesuatu yang tak bisa diterima presiden [Florentino Perez].” Demikian ujar Calderon kepada dailymail.

Lebih lanjut, Calderon menilai bahwa Conte bukanlah sosok pelath yang tepat untuk Real Madrid, karena faktanya manajer asal Italia mengusung taktik yang serupa dengan Jose Mourinho.

“Saya pikir Antonio Conte bukanlah pelatih yang ditunggu [publik] Bernabeu. Dia seperti Jose Mourinho – pelatih defensif yang pada umumnya bermain dengan tiga bek tengah dan serangan balik. Itu bukan yang diinginkan Real Madrid. Presiden sudah pernah mencoba ini sebelumnya dengan Mourinho. Mereka tak menjuarai Liga Champions dan dia meninggalkan klub dalam situasi buruk,” tandas dia.