Deretan Kesalahan Jurgen Klopp di Awal Musim Ini

Jurgen Klopp, manajer asal Jerman tersebut tengah menjalani musim ketiganya sebagai pelatih Liverpool. Nah, Faktanya selama tiga musim terakhir ini, mantan pelatih dortmund tersebut tak kunjung mampu meraih trofi juara. Di awal musim ini, performa Liverpool juga bisa dikatakan tidak terlalu bagus, cenderung mengecewakan, dan hal itu terlihat dari fakta bahwa mereka menempati posisi ke-7 di klasemen sementara Premier League, dari tujuh laga yang telah berlangsung.

Deretan Kesalahan Jurgen Klopp di Awal Musim Ini

Setidaknya, ada beberapa kesalahan yang dinilai telah dilakukan oleh Klopp di awal musim ini, apa saja ?

1. Rotasi Kiper

Semenjak ditinggalkan Pepe Reina, Liverpool seperti kehilangan sosok penjaga gawang yang bisa diandalkan. Secara bergantian, Loris Karius dan Simon Mignolet mengisi pos gawang, dan rotasi ini justru menyebabkan perpaduan yang kacau dalam skuat. Pertahanan The reds terlihat sangat rapuh di awal musim ini, dan mereka kerap kebobolan gol.

2. Taktik Menyerang

Siapa yang meragukan seorang Jurgen klopp dalam hal meramu tatik ? Sepertinya tidak ada, karena yang bersangkutan sudah menunjukkan keberhasilannya selama di Borussia Dortmund. Namun, taktik klopp di Liverpool begitu fokus pada serangan, sehingga terkadang mereka lupa untuk bertahan dan akhirnya kebobolan banyak gol.

3. Mempertahankan Daniel Sturridge

Ini juga sangat membingungkan. Tidak masuk akal mengapa Jurgen Klopp dan Liverpool masih terus mempertahankan striker yang jarang bermain untuk Liverpool sejak musim 2013/14.

Dalam sepanjang karirnya di Liverpool, Sturridge hanya menjalani satu musim yang bagus yaitu ketika The Reds hampir memenangkan liga pada musim 2013/14 dengan mencetak 21 gol. Namun sejak saat itu, ia sering punya masalan dengan kebugaran, dan hanya berhasil membuat 39 penampilan di Premier League dengan mencetak 12 gol saja.

4. Absensi James Milner

Satu-satunya pemain yang dibutuhkan Liverpool adalah seorang gelandang bertahan yang bersedia turun membantu pertahanan, sementara James Milner yang biasanya bermain di posisi tersebut, justru lebih sering dimainkan sebagai seorang bek, atau di satu sisi dia dicadangkan.