Harusnya Guardiola Yang Tangani MU, Bukan MourinhoHarusnya Guardiola Yang Tangani MU, Bukan Mourinho

Pada tahun 2016 lalu, para fans Manchester United begitu antusias menyambut kedatangan pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, sebagai juru taktik anyar mereka. Namun menurut legenda klub, Eric Cantona harusnya saat itu Setan Merah ditangani oleh manajer asal Spanyol, Pep Guardiola yang di tahun yang sama juga datang ke Inggris untuk menangani Manchester City.

Harusnya Guardiola Yang Tangani MU, Bukan Mourinho

Seperti diketahui, setelah mendepak Louis Van Gaal dari Kursi Manajer pada akhir musim 2015/16 lalu, Manchester united memang mencapai kesepakatan dengan Jose Mourinho, dimana pelatih asal Portugal sudah tak lagi terikat kontrak dengan Chelsea. Tentu saja, ada banyak antusiasme dari para fans United melihat tim kesayangan mereka ditangani The Special One, pasalnya dia pernah mempersembahkan sederet prestasi gemilang di klub-klub sebelumnya.

Namun sayang, dalam dua tahun terakhir, Mourinho belum mampu mempersembahkan gelar Liga Primer Inggris yang telah dirindukan Manchester united sejak terakhir kali dimenangkan pada Era Sir Alex Ferguson di tahun 2013. Selama dua tahun terakhir ini juga, pelatih asal Portugal kerap kali menjadi sasaran kritik, tiap kali tim arahannya telan kekalahan.

Nasib yang berbeda dialami Pep Guardiola yang juga datang ke Premier League di tahun 2016. Saat itu dia menangani Manchester City dan musim kemarin eks Pelatih Barcelona sukes menangkan titel Liga Primer Inggris. Tanpa mengurangi rasa hormatnya kepada Jose Mourinho, Cantona merasa bahwa harusnya Pep Guardiola lah yang tangani Manchester United.

“Saya suka Mourinho. Dia memiliki kepribadian yang bagus tapi tidak untuk United – mereka seharusnya memiliki Guardiola sebagai pelatih. Guardiola seharusnya berada di sana, tetapi dia justru melakukan hal magis dengan klub lain. Klub yang tak bisa saya sebutkan.”

“Dengar, saya bercanda tentang Manchester City tapi mereka memainkan sepakbola hebat. Hanya saja saya pikir Guardiola seharusnya berada di United. Dia putra spiritual Johan Cruyff, dia bermain di bawah Cruyff dii Barcelona dan belajar semuanya darinya. Dia satu-satunya orang yang seharusnya berada di United,” Demikian ujar Legenda Sepakbola Prancis tersebut.