Ingin Seperti Messi , Neymar Masih Perlu Waktu

Pelatih Paris Saint-Germain, Unai Emery, menilai bahwa salah seorang pemain bintang anyarnya di klub Prancis, Neymar Jr, saat ini masih belum setara vitalnya dengan peranan Lionel Messi bagi Barcelona. Jika memang ingin menyamai kontribusi sang pemain Argentina, menurut sang manajer, Neymar masih harus meningkatkan kualitasnya.

Ingin Seperti Messi , Neymar Masih Perlu Waktu

Bintang asal Brazil tersebut sudah mengemas tak kurang dari sembilan gol dari total 12 penampilannya di semua ajang plus delapan assist sejak Paris Saint-Germain menebusnya lewat mahar fantastis, 222 Juta Euro dari Barcelona pada bursa transfer musim panas kemarin.

Menurut sejumlah pihak, keputusan Neymar untuk bergabung ke PSG tak lain adalah agar bisa bersaing dengan idolanya, Lionel Messi dalam memperebutkan penghargaan sebagai pemain terbaik dunia. Terkait dengan hal tersebut, pelatih Les Parisiens, Unai Emery, angkat bicara jelang partai el Clasiconya Ligue 1 melawan Olympique Lyon.

Menurut Emery, Neymar masih harus meningkatkan kualitasnya jika ingin menjadi ‘Lionel Messi-nya’ Paris Saint-Germain. Masih perlu waktu beradaptasi dengan rekan-rekan satu tim dan gaya bermain PSG jika ingin tampil sempurna dan memiliki peranan yang vital bagi klub.

“Ia harus diberi waktu untuk beradaptasi dengan rekan setim dan dengan gaya bermain kami, Ia harus mengatasi agresi lawan terhadapnya. Namun, ia memiliki kualitas individu dan bakat. Ia adalah Neymar – kami akan melakukan sebisa mungkin untuk membantunya membawa bakat dia untuk tim ini.

“Kami bekerja dengannya melalui video untuk melihat apa yang dapat ia tingkatkan, bagaimana ia dapat memosisikan dirinya lebih baik, melaukan transisi sedikit lebih baik dan hal lain semacamnya. Ia menyukai gerakan kakinya. Ini sebuah proses dan pasti ia akan meningkat. Adaptasi tidak butuh satu pekan atau enam bulan tapi lebih lama, Neymar adalah pemain hebat, ia bermain seperti Neymar. Peran kami adalah membantunya tumbuh dengan tetap menjadi dirinya sendiri.” kata Emery.