Jose Mourinho Ngotot Belanja di Bursa Januari Mendatang

Kegagalan Manchester United mengemas kemenangan kontra Burnley pada matchdays ke-20 Premier league, selasa kemarin (26/12) waktu setempat membuat manajer Jose Mourinho benar-benar kecewa. Karenanya, juru taktik asal Portugal tersebut ngotot ingin belanja pemain pada bursa transfer januari mendatang.

Jose Mourinho Ngotot Belanja di Bursa Januari Mendatang

Seperti diketahui, Manchester United menjamu Burnley pada boxing day tahun ini, Selasa malam WIB (26/12) waktu setempat. Pada pertandingan tersebut, skuat arahan Jose Mourinho mendominasi tim tamu, namun hanya mampu mengepak satu poin saja akibat skor imbang 2-2. Hasil imbang ini berpotensi semakin menjauhkan jarak dengan pemuncak klasemen sementara, Manchester City, dimana United sendiri duduk di posisi ke-2.

Inkonsistensi membuat United sampai harus tertinggal 13 poin dari pemuncak klasemen sementara, belum lagi fakta bahwa Manchester City masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan pekan ini. Jika Citizen berhasil meraih kemenangan, maka praktis gap akan melebar jadi 16 poin.

Menurut Mourinho, obat dari semua masalah United itu ada di bursa transfer. Ia merasa timnya masih membutuhkan beberapa pemain baru agar bisa bersaing melawan Man City yang dipimpin seteru lamanya; Josep Guardiola. Selama melatih Manchester United, Mourinho sudah membelanjakan lebih dari 300 juta pound. Mourinho mengakui bahwa itu memang jumlah yang besar, tapi tetap saja tidak cukup.

“300 juta pound itu tidak cukup. Itu tidak cukup. Harga pemain untuk klub besar itu berbeda. Harga yang harus dibayar tim besar biasanya lebih mahal dibanding klub-klub lain. Klub-klub besar biasanya dihukum di lantai transfer karena mereka besar dan memiliki sejarah panjang,” cetus Mourinho seperti dilansir Standard.

Adapun, sejak ditangani The Special One, setidaknya ada dua pemian yang ditebus United dengan mahar yang sangat tinggi, mereka adalah Romelu Lukaku, 70 Juta Pounds, dan Paul Pogba, 105 Juta Euro.