Juventus Jadi Salah Satu Opsi Tujuan Cristiano Ronaldo

Masa depan Cristiano Ronaldo masih jadi perbincangan sejumlah media Eropa belakangan ini. Beragam rumor terdengar, termasuk rumor kepulangannya menuju Manchester United, atau merapat ke Paris Saint-Germain. Nah, selain kedua opsi itu, Cristiano Ronaldo dipercaya juga mempertimbangkan Juventus sebagai alternatif lain.

Juventus Jadi Salah Satu Opsi Tujuan Cristiano Ronaldo

Sebagaimana diketahui, Cristiano Ronaldo sendiri yang membuat spekulasi masa depannya di perbincangkan banyak pihak lewat pernyataannya setelah partai final Liga Champions Eropa melawan Liverpool beberapa waktu lalu. saat itu, Ronaldo memang menuturkan bahwa dia bahagia dengan karirnya di Santiago Bernabeu, hanya saja di satu sisi dia juga akan segera berbicara terkait dengan masa depannya dalam waktu dekat ini.

Banyak spekulasi yang terdengar di media terkait dengan masa depan sang pemain Portugal, mulai dari Manchester United, Klub Amerika Serikat, klub Liga Super Tiongkok, dan Paris Saint-Germain. Nah, selain klub-klub yang terdengar selama ini, Media olahraga terkemuka Spanyol, Marca, melaporkan bahwa raksasa Serie A Italia, Juventus, muncul jadi salah satu opsi pelabuhan Cristiano Ronaldo, pada bursa musim panas ini.

Klaim tersebut melaporkan bahwa Selain karena jadi raja domestik dan kompetitif di Eropa, penyerang 33 tahun itu juga terkesan oleh para Juventini. Tak lain karena pada leg pertama Liga Champions musim lalu di Turin, Juventini secara bijak mengapresiasi gol salto indah Ronaldo ke jala tim kesayangan mereka lewat standing ovation.

Kendati demikian, tim arahan MAx Allegri diklaim akan kesulitan mendapatkan servis mantan pemain Manchester United tersebut menyusul gajinya yang terlampau tinggi selama di Real Madrid. Selain itu, Juventus juga harus bersaing dengan sejumlah tim yang bergelimpangan materi seperti PSG dan Manchester United.

Sebagai informasi Di masa lalu Ronaldo pernah nyaris jadi penggawa Juve, tepatnya pada musim panas 2002. Sayang, transfer tersebut gagal lantaran klub pemiliknya kala itu, Sporting CP, enggan menerima Marcelo Salas sebagai paket barter transfer dari Si Nyonya Tua.