Kalah Lagi,Real Madrid Merasa Amat Sangat Buruk

Gelandang muda Real Madrid, Dani Ceballos mengungkapkan bahwa saat ini timnya merasa sangat buruk, selepas menelan kekalahan ke-4 dalam lima pertandingan terakhir ini kontra Levante akhir pekan kemarin. Padahal, pertandingan tersebut adalah momentum yang tepat untuk bangkit. Terlepas dari itu, Ceballos juga menyanjung penampilan kiper Levante.

Kalah Lagi,Real Madrid Merasa Amat Sangat Buruk

Real Madrid memang telah berada dalam periode krisis sebelum jeda Internasional kemarin, dimana mereka tak pernah menang dalam empat laga terakhir secara beruntun di semua ajang. Tak Hanya itu, dalam empat pertandingan tersebut, skuat arahan Julen Lopetegui juga tak pernah mencetak satu gol pun, dengan detail tiga kekalahan dan satu hasil imbang. Rekor ini adalah yang terburuk sejak terakhir kali di tahun 1985 silam.

Publik sempat memprediksi bahwa periode krisis ini akan berakhir saat Real madrid berhadapan dengan Levante di Kandang sendiri dalam lanjutan la Liga Spanyol akhir pekan kemarin. Tapi siapa sangka, mereka justru telan kekalahan dengan skor akhir 1-2, bahkan sempat tertinggal 0-2 sebelum Marcelo mencetak gol pertama Madrid dari lima laga terakhir.

Kekalahan ini memperpanjang periode krisis Real Madrid, dan tentu saja ini menyakitkan bagi para pemain mereka, tak terkecuali Dani Ceballos.

“Kami merasa sangat-sangat buruk. Ini adalah pertandingan di mana kami harus memenangkannya, tanpa pengecualian. Kami memiliki begitu banyak peluang mencetak gol, tapi kiper Levante adalah pemain terbaik di pertandingan ini. Kami tak boleh menderita kekalahan beruntun sebanyak ini. Kami harus merefleksi diri dan saling bertatap muka satu sama lain jelang partai selanjutnya,” ungkap Ceballos, seperti dikutip Marca.

Periode krisis ini praktis juga memunculkan spekulasi pemecatan Julen Lopetegui dari Kursi manajer, namun Ceballos sendiri menegaskan bahwa para pemain secara penuh mendukung mantan pelatih Timnas Spanyol tersebut.

“Pemecatan? Bukan saya yang membuat keputusan. Namun saya percaya penuh pada Lopetegui dan kami bersamanya sampai mati,” tegasnya.