Keberadaan Hugo Lloris Buat Timnas Prancis Merasa Aman

Penjaga gawang sekaligus Kapten Tim Nasional Inggris, Hugo Lloris mendapatkan kredit dari sejumlah pihak menyusul aksi heroiknya dalam pertandingan melawan Uruguay di babak perempat final kemarin. Menurut bek Raphael Varane, dengan keberadaan Lloris di bawah mistar gawang, maka dia dan rekan-rekan yang lain merasa aman saat diserang lawan.

Keberadaan Hugo Lloris Buat Timnas Prancis Merasa Aman

Sebagaimana diketahui, Tim Nasional Prancis secara luar biasa melaju ke babak semifinal piala dunia tahun ini tanpa telan satupun kekalahan dalam perjalannya. Pada babak penyisihan Group, griezmann dkk sukses mengemas dua kemenangan dan hanya tertahan imbang sekali. Mereka kemudian melangkah ke babak 16 besar, dan berhasil mengemas kemenangan atas Argentina dengan skor akhir 4-3.

Prancis kemudian melaju ke babak perempat final, dan mereka kembali berhadapan dengan tim Amerika Selatan, kali ini uruguay. Pada pertandingan tersebut, Prancis tak hanya sekedar meraih kemenangan lewat torehan dua gol, tapi juga mencatatkan Cleansheet. Ya, Kiper Hugo Lloris berhasil menjaga gawangnya dari sejumlah ancaman lini depan Uruguay kala itu.

Beberapa penyelamatan gemilang dilakukan sang Kapten Tottenham Hotspur, tak heran jika yang bersangkutan kemudian mendapat sanjungan dari rekan-rekan satu timnya. Bek Timnas Prancis, Raphael varane juga ikut menyanjung Lloris. Menurut pemain Real Madrid ini, dengan kehadiran Lloris di bawah mistar gawang timnas Prancis, maka dia dan rekan-rekannya merasa aman ketika tim lawan menekan pertahanan.

“Dia [Lloris] kemarin luar biasa, Ini sungguh menenangkan untuk memiliki pemain seperti dia di belakang kami. Kami tidak terkejut, kami tidak pernah meragukan dia, kita sudah tahu kualitasnya. Dia punya kepercayaan diri dan konsistensi. Kami harap dia akan terus melakukan itu.” kata Varane kepada wartawan.

Prancis kini sudah sampai babak semi-final untuk menantang Belgia di St. Petersburg pada Rabu (11/7) dini hari WIB mendatang. Belgia sendiri sebelumnya berhasil menyingkirkan salah satu tim favorit, Brazil.