Kylian Mbappe Akui Zidane Adalah Idola Nomor Satu

Bomber muda Prancis tersebut bahkan mengklaim bahwa sang Legenda Real madrid adalah sosok yang telah membuat dirinya jatuh cinta terhadap sepakbola. Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa ini adalah sebuah angin segar bagi Los Blancos dalam usahanya merekrut Mbappe.

Kylian Mbappe Akui Zidane Adalah Idola Nomor Satu

Di tengah-tengah kabar ketertarikan sejumlah raksasa Eropa terhadap dirinya, pemain muda AS Monaco, Kylian Mbappe, belum lama ini mengungkap fakta bahwa dirinya adalah salah seorang pengagum berat pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Bahkan , legenda Los Blancos tersebut dianggapnya sebagai sosok idola nomor satu di hati.

Kita Tahu persis, bagaimana sosok berusia 20 tahun ini menyita perhatian publik pada kampanye musim 2016/17 bersama dengan klub Ligue 1, AS Monaco. Mbappe yang memang merupakan salah satu hasil jebolan akademi klub kerajaan tersebut berkontribusi besar atas sukses The Red and Whites dalam memenangkan titel Ligue 1 Prancis musim ini. Dia juga membantu skuat arahan Leonardo Jardim untuk melangkah sampai ke semifinal Liga Champions Eropa.

Tak Ayal, klub-klub besar Eropa, bahkan sekelas Real Madrid, dipercaya meminati Mbappe dan bertekad menebusnya pada periode transfer musim panas tahun ini. Jika benar demikian, bisa dikatakan, pernyataan Mbappe berikut adalah sebuah pertanda positif dan isyarat bagus bagi tim arahan Zinedine Zidane.

“Sosok yang membuat saya jatuh cinta pada sepakbola adalah Zidane. Saya punya idola lain tetapi Zidane yang pertama,” kata Mbappe di Eurosport.

Musim ini Mbappe melejit bersama Monaco dengan mencatat 24 gol plus sembilan assist dari 41 penampilan bersama sang juara Ligue 1 baru. Cara bermainnya di atas lapangan mengingatkan publik akan sosok legenda Arsenal dan Prancis, Thierry Henry. Tapi, Mbappe sendiri merasa bahwa setiap orang punya cara masing-masing, dan tidak layak jika legenda seperti Henry dibandingkan dengan dirinya.

“Saya tersanjung dibandingkan dengan Henry tetapi setiap orang punya jalan cerita sendiri-sendiri. Henry sudah mencetak karier yang gemilang, dan tidak fair membandingkannya dengan pemain berusia 18 yang belum melakukan apapun.” lanjutnya.