Lahm dan Alonso Diyakini Bisa Jadi Pelatih Hebat

Hal tersebut dituturkan oleh manajer Manchester city yang pernah menangani kedua pemain hebat itu, Pep Guardiola. Lahm memang sempat mengaku bahwa tak mungkin baginya untuk menjadi manajer sepakbola, namun Pep juga sempat mendengar perkataan yang sama dari rekan-rekannya dulu yang sekarang justru menjadi manajer hebat.

Lahm dan Alonso Diyakini Bisa Jadi Pelatih Hebat

Philipp Lahm dan Xabi Alonso, dua pemain veteran Bayern Munchen tersebut dipastikan akan gantung sepatu alias pensiun selepas berakhirnya kampanye musim 2016/17 ini. Mereka pun dipercaya akan melanjutkan karir sebagai manajer sepakbola, jika memang demikian, Alonso dan Lahm diyakini akan jadi pelatih hebat di masa mendatang.

Sebagaimana diketahui, Pekerjaan sebagai manajer sepakbola banyak digeluti bekas pemain sepakbola yang dulunya sukses menjalani karir di atas lapangan. Kita sudah melihat fakta itu dari beberapa sosok diantaranya Zinedine Zidane, Pep Guardiola, Simeone Inzaghi, Antonio Conte, Diego Simeone dan yang lainnya.

Khusus untuk Lahm, sang kapten ternyata sempat berbincang dengan manajernya dulu, Pep Guardiola yang kini menukangi manchester City. Hal ini diungkap oleh mantan pelatih Barcelona, dimana ternyata Lahm tidak tertarik untuk merambah ke dunia manajerial saat itu. Namun, pep mengaku sempat mendengar perkataan yang sama dari rekan-rekannya dulu, dan yang terjadi justru sebaliknya.

Mereka yang tidak tertarik untuk mejnadi pelatih justru berkarir sebagai pelatih sepakbola dan meraih sukses. Dia yakin Lahm , demikian juga dengan alonso, bakal mengcap kesuksesan jika berkarir sebagai manajer nanti.

“Philipp, mengejutkan jika ia jadi pelatih. Ketika kami membicarakan soal itu kami bersama-sama mengatakan ‘tak mungkin’. Tapi ketika saya masih menjadi pemain, banyak rekan saya mengatakan hal yang sama tapi setelah itu mereka jadi pelatih,”

“Semoga Philipp terus bertahan di dunia sepakbola karena kami membutuhkannya. Ia sangat bagus dalam segala hal. Xabi pasti akan jadi pelatih. Mereka sangat cerdas. Mereka akan melakukan apa yang mereka yakini, inilah yang paling penting. Dua pemain tersebut sangat berkarakter,” ucap Guardiola jelang menjalani laga final di Premier League lawan Watford.