Legenda Sebut Lini Pertahanan Arsenal Perlu Dibenahi

Salah seorang legenda Arsenal, Emmanue Petit memberikan saran kepada bekas klubnya tersebut terkait dengan performa mereka di awal musim 2018/19 ini. Menurut Petit yang pernah merasakan trofi premier League bersama The Gunners di masa lalu, saat ini skuat arahan Unai Emery perlu membenahi lini pertahanan jika ingin bersaing dengan empat penguasa Liga Primer.

Legenda Sebut Lini Pertahanan Arsenal Perlu Dibenahi

Sebagaimana diketahui, Arsenal memang tengah menatap harapan baru musim ini, seiring dengan kedatangan manajer anyar Unai Emery yang telah resmi menggantikan Arsene Wenger di Kursi pelatih sejak musim panas kemarin. Emery sendiri sebelumnya terbilang cukup sukses bersama Sevilla dengan memenangkan titel Liga Europa dan memenangkan trofi Ligue 1 Prancis bersama Paris Saint-Germain.

Susunan pemain di Arsenal juga terbilang sudah cukup bagus, hanya saja dalam dua dari empat pertandingan pertama Liga Primer Inggris musim ini, Meriam London telan kekalahan. Tentu saja itu bukan situasi yang bagus, pasalnya klub harus memenangkan setiap pertandingan dan menghindari kekalahan jika ingin bersaing dalam perburuan gelar juara.

Menurut Petit, sebenarnya skuat Arsenal sudah cukup bagus, hanya saja lini pertahanan memang perlu dibenahi.

“Pertahanan Arsenal masih jauh dari level yang dibutuhkan untuk bersaing dengan tim penghuni empat besar di Liga Primer, Kita melihatnya kembali saat melawan Cardiff [City]. Itu adalah masalah yang berulang, yang terus-menerus dimiliki Arsenal.”

“Itu tidak pernah diperbaiki, baik itu oleh Unai Emery ataupun Arsene Wenger, juga oleh para pemain yang bermain di lapangan. Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette bisa mencetak 40 hingga 50 gol di Liga Primer dalam semusim jika mereka diandalkan sejak awal. Namun bahkan dengan kedua pemain itu, Arsenal takkan mampu finis di tiga besar jika mereka tidak memperbaiki masalah di lini belakang.” Demikian ujar Petit, yang sempat merasakan juara liga bersama klub London utara tersebut pada 1997/98.