Lepas Diego Costa, Chelsea Berantakan

Inkonsistensi Chelsea pada kampanye musim ini memunculkan sejumlah pendapat dari berbagai pihak, mantan pemain The bLues, Ken Monkou, memiliki pandangan bahwa dihapusnya Costa dari skuat membuat Chelsea kehilangan keseimbangannya. Padahal, penyerang asal Brazil tersebut dianggap sebagai sosok yang vital bagi lini serang the Blues musim kemarin.

Lepas Diego Costa, Chelsea Berantakan

Sebagaimana diketahui, Chelsea gagal menduplikasi performa apik mereka musim kemarin pada kampanye musim ini. Setelah menyandang status sebagai juara bertahan kompetisi, tim besutan Antonio Conte tersebut seperti kehilangan Visi, serangkaian hasil mengecewakanpun didapat the Blues di semua ajang, termasuk pada ajang Liga Champions Eropa, dimana mereka disingkirkan Barcelona pada babak 16 besar.

Di Klasemen sementara Premier League saat ini, Chelsea berada pada peringkat ke-6, dengan tertinggal delapan poin saat ini dari zona Liga Champions Eropa. Jika gagal memanfaatkan enam pertandingan tersisa, maka praktis Chelsea juga tidak akan bermain di ajang Liga Champions Eropa musim depan.

Banyak pihak yang kemudian berkomentar tentang kemunduran Chelsea musim ini, dan menurut Monkou, faktor utamanya sendiri adalah keputusan Chelsea menyia-nyiakan striker mereka, Diego Costa. Padahal, penyerang berdarah Brazil tersebut adalah sosok striker yang sangat tepat bagi Chelsea, dimana hal itu dibuktikan lewta torehan 20 gol dan delapan assist dalam 35 pertandingan musim kemarin saat membawa Chelsea juarai Premier League.

“Di tim manapun, Anda membutuhkan sosok pemimpin – pemain yang memimpin Anda dalam pertempuran dan menciptakan masalah di area lawan, dan Costa adalah pemain seperti itu untuk Chelsea,”

“Dia adalah Didier Drogba atau Zlatan Ibrahimovic-nya Chelsea – pemain dengan kharisma dan aura di atas lapangan. Costa, Drogba dan Ibra adalah pemain yang membedakan diri mereka dengan pemain lain karena fisiknya. Dan jika Anda memiliki seseorang seperti itu dalam tim Anda, maka Anda sudah unggul atas lawan Anda. ” Demikian Ujar Monkou yang membela Chelsea dari 1989 hingga 1992.