Lini Belakang Dan Tengah Argentina Sudah Usang

Tim Nasional Argentina disebut-sebut sebagai salah satu Tim Favorit pada ajang Piala Dunia 2018 mendatang melihat materi pemain yang mereka punya saat ini. Tapi menurut Robert Prosinecki yang merupakan mantan pemain Kroasia, Justru Argentina punya lini tengah dan lini belakang yang sudah ‘usang’.

Lini Belakang Dan Tengah Argentina Sudah Usang

Sebagaimana diketahui, Tim Nasional Argentina cukup kesulitan dalam usaha mereka menembus putaran final Piala Dunia 2018. Bahkan, mereka nyaris tak berhasil lolos, andai saja gagal memenangi pertandingan penentu melawan ekuador dan finish sebagai peringkat ke-3 zona Conmebol yang praktis membawa mereka ke Rusia tanpa melaui babak play off.

Kendati lolos dengan bersusah payah, tetap saja banyak pihak yang menilai bahwa tim Nasional Argentina adalah sala satu tim Favorit di Rusia nanti. Alasannya ? Mereka masih punya banyak pemain hebat, terutama Lionel Messi yang dianggap sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepakbola.

Selain itu, Argentina juga telah membuktikan bahwa mereka layak dijagokan dengan melangkah ke partai final di tiga kompetisi Internasional terakhir. Akan tetapi, di satu sisi Pelatih Timnas Bosnioa Herzegovina, Robert Prosinecki yang merupakan mantan pemain Timnas Kroasia menilai bahwa Argentina tak bisa direbut Favorit.

Hal tersebut karena menurutnya, Les Albiceleste punya lini tengah dan lini belakang yang sudah ‘usang’.

Walau lolos ke Piala Dunia 2018 dengan langkah yang terseok-seok, timnas Argentina tetap dipandang sebagai favorit juara Piala Dunia 2018 esok.

“Argentina favorit [di Piala Dunia 2018]? Kita selalu mengatakan bahwa Argentina merupakan tim yang luar biasa. Namun tidak untuk saya, Ketika saya melihatnya dengan kacamata lebih besar, benar bahwa mereka memiliki Lionel Messi di lini depan, tapi bagaimana dengan lini tengah dan belakang? Mereka para pemain yang usang!”

“Saya lebih memilih Brasil sebagai favorit nomor satu, jika Neymar benar-benar fit. Selain itu jangan lupakan pula [juara bertahan] Jerman,” buka Prosinecki, seperti dilansir Vecernji.