Lionel Messi Tak Perlu Trik Untuk Jadi Yang Terbaik

Sepakbola tidak melulu soal trik di atas lapangan, contohnya saja seorang  tidak banyak trik yang dipertontonkan, hanya bermain sederhana, selama target tercapai, maka permianannya akan indah disaksikan, demikian menurut pendapat dari salah seorang legenda Barcelona, Xavi Hernandez.

Lionel Messi Tak Perlu Trik Untuk Jadi Yang Terbaik

Trik sepakbola memang terlihat selalu mengagumkan, ketika seorang pemain mempertontonkan skill dan triknya, maka itu akan terlihat mengagumkan. Namun menurut Xavi Hernandez yang telah melang-lang buana di atas lapangan sepanjang karirnya sebagai pemain sepakbola hingga pensiun, sepakbola bukan hanya tentang trik bermain saja.

Messi adalah contoh nyata dari hal tersebut, dimana bintang asal Argentina selalu mampu mempertontonkan penampilan mengesankan, melalui hadangan para pemain bertahan tim lawan, atau mencetak gol indah, tanpa menerapkan trik-trik yang mengagumkan. Menurut Xavi, bermain sepakbola seperlunya saja dengan target yang tercapai sudah mampu membuat orang-orang terkesan.

“Kenapa harus melakukan trik? memangnya trik apa yang pernah dilakukan Messi? Sepengetahuan saya, Messi tak pernah melakukan trik. Messi hanya melakukan tugasnya. Messi memainkan sepakbola yang bagus. Ia bisa melakukannya dengan sangat baik sehingga jika dilihat bisa menjadi indah,” terang Xavi kepada El Pais.

Lebih lanjut, Xavi Hernandez menjelaskan bahwa barcelona memang mengharuskan para pemainnya untuk tampil efisiens, bahkan sejak saat masih bermain untuk tim akademi la Masia. Melihat ruang kosong selalu jadi andalan Barcelona untuk mengalahkan lawan lawan mereka.

“Setiap menguasai bola, para pemain Barca harus bisa melihat ruang kosong dan menemukan rekan yang bebas. Ter Stegen saja tahu hal ini. Dia dilatih untuk melakukannya. Saat ia melepas bola panjang, anda mungkin mengira dia sekadar membuangnya. Tapi tidak. Contohnya saat Bayern datang ke Camp Nou, mereka melakukan marking kepada kami tapi membiarkan ter Stegen bebas. Ter Stegen jadi bebas mengirim bola langsung kepada Suarez dan situasi 3 lawan 3 di pertahanan Bayern pun terjadi.” Tandasnya.