Luciano Spalletti Maklumi Hasil Imbang Kontra Torino

Manajer anyar Inter Milan, Luciano Spalletti, tak mengeluhkan kegagalan tim asuhannya dalam mempertahankan tren positif setelah hanya mampu bermain imbang melawan Torino akhir pekan kemarin. Menurutnya, hasil imbang tersebut wajar diraih Icardi Cs, dan sang manajer memakluminya.

Luciano Spalletti Maklumi Hasil Imbang Kontra Torino

Sebagaimana diketahui, Inter Milan memang bertandang ke Turin untuk berhadapan dengan tim arahan Sinisa Mihajlovic dalam lanjutan Serie A Italia akhir pekan kemarin. Dalam pertandingan tersebut, tim tuan rumah lebih dulu mencetak gol lewat sentuhan manis Iago Falque. Sementara Inter Milan bersusah payah untuk menyamakan kedudukan di menit ke-80 melalui gol yang dicetak eder.

Dengan hasil imbang tersebut, inter Milan terpaksa harus puas dengan satu poin saja, begitu juga dengan tim tuan rumah. Hasil imbang ini bisa dikatakan telah menghentikan tren positif yang dicatatkan Nerazzurri dalam beberapa laga terakhirnya.

Meski tentu mengecewakan, tapi pelatih Luciano Spalletti enggan menyalahkan tim asuhannya. menurut eks pelatih AS Roma, Tim Tuan Rumah memang pantas mendapatkan satu poin dalam laga tersebut karena tampil gemilang sepanjang laga.

“Kami menghadapi tim yang berada di level kami, Mereka memainkan gaya mereka dengan baik dan berusaha untuk meraih kemenangan dari kami. Nyaris saja [Torino menang], kami membuat banyak kesalahan, tidak biasanya. Di beberapa titik pertandingan, kami tidak berada dalam kondisi bagus, terutama saat membuat keputusan.” ujar Spalletti kepada reporter.

Sedangkan berbicara tentang tim arahannya, Spalletti merasa Inter Milan tampil cukup gesit dalam partai tersebut, hanya saja kurang dinaungi keberuntungan sampai harus puas dengan skor imbang 1-1.

“Tim ini tahu bagaimana bereaksi dan mepertahankan keseimbangan mereka. Kami membuat tekanan terakhir, yang mana sebetulnya ada sesuatu yang lebih bisa mencuat. Kami memiliki bola di area mereka beberapa kali, tapi hari ini kami tidak berhasil untuk mengonversinya [jadi gol].”