Luka Modric Akui Tenaganya terkuras di Piala Dunia 2018

Gelandang andalan Real Madrid, Luka Modric mengakui bahwa penyebab utama dari start lambatnya musim ini adalah karena faktor stamina yang terkuras sepanjang musim panas kemarin di ajang Piala dunia 2018 bersama dengan tim Nasional Kroasia. Namun demikian, Modric yang baru saja memenangkan penghargaan pemain terbaik dunia merasa masih emosional dengan selebrasi runner up Kroasia.

Luka Modric Akui Tenaganya terkuras di Piala Dunia 2018

Sebagaimana diketahui Luka Modric memang memainkan Piala dunia yang panjang bersama dengan tim Nasional Kroasia di Rusia kemarin. Sosok berusia 32 tahun tersebut sudah jadi andalan Zlatko Dalic sejak hari pertama sampai hari terakhir atau sampai babak final melawan Prancis. Memang pada akhirnya Kroasia gagal juara usai dikalahkan 1-3 oleh Tim ayam Jantan, tapi mereka disambut bak pahlawan saat berulang ke Kroasia.

Diungkapkan Modric bahwa parade perayaan runner up Piala Dunia itu berlangsung selama 7 jam di atas Bus, dan mengunjungi sejumlah kota lain untuk menyapa para fans. Dia mengakui bahwa Piala dunia 2018 kemarin benar-benarr menguras stamina dan faktanya juga dia hanya beristirahat selama tiga pekan saja setelahnya.

“Kami terkejut mendapat sambutan luar biasa saat tiba di Kroasia, Kami naik ke atas bus selama tujuh jam tetapi hanya terasa 30 menit saja. Berbagi kebahagian sangat terasa emosional. Saya hanya punya waktu berlibur selama tiga pekan, masa rehat paling sedikit sepanjang karier saya. Pekan pertama kami merayakan keberhasilan tim. Hari pertama di Zagreb dan berlanjut ke kota-kota lainnya. Memulai lagi sepakbola terasa sulit setelah menjalani semua momen emosional ini. Tenaga terasa habis.”

“Saya butuh waktu untuk kembali ke level sebelumnya dan sekarang terasa lebih baik. Saya masih butuh beberapa pertandingan sebelum kembali ke performa top. Musim sudah dimulai, kami harus melupakan masa lalu dan mengalihkan konsentrasi,” Demikian ujar Pemain terbaik dunia tersebut.