Manchester United Sedang jadi Bahan Olok-Olok

Manchester United belakangan ini jadi perbincangan media-media Inggris, dengan banyaknya kritik yang ditujukan kepada klub berjuluk Setan Merah tersebut. Banyak yang jadi bahan perbincangan publik mulai dari petinggi klub, pelatih Jose Mourinho sampai Paul pogba. Menurut legenda Paul Ince, sebenarnya Manchester United hanya menjadi bahan olok-olok.

Manchester United Sedang jadi Bahan Olok-Olok

Sebagaimana diketahui, Manchester United memang sudah jadi konsumsi publik sejak bursa transfer musim panas tahun ini, dimana mereka tak mampu mendaratkan nama besar, seperti Gareth Bale, Alex Sandro, Cristiano Ronaldo, dan beberapa lainnya yang memang dikaitkan dengan klub sejak akhir musim kemarin. Bahkan, hanya Fred seorang pemain besar yang berhasil direkrut Setan Merah pada musim panas ini.

Dengan jendela transfer yang telah resmi berakhir, artinya Manchester United tak lagi bisa mendatangkan pemain baru. Mereka sempat meyakinkan saat menang atas Leicester City di laga perdana Premier League. Namun, kritikan demi kritikan mulai kembali muncul ketika klub secara mengejutkan takluk 2-3 pada pertandingan matchdays ke-2 melawan tim antah berantah, brighton and hove albion.

Petinggi Ed woordward disalahkan, manajer Jose Mourinho juga tak luput dari kritikan, sementara gelandang Paul Pogba semakin santer diisukan hengkang. Menurut Paul Ince, Manchester united tengah jadi bahan olok-olok.

“Klub lain dan para suporternya memiliki momen yang baik untuk saat ini, namun ketika melihat apa yang terjadi di Manchester United, mereka kini menjadi bahan olok-olok, tertinggal di belakang. Mereka finis kedua di musim lalu, dan mungkin akan sanggup finis di urutan empat besar pada tahun ini. Namun apakah itu yang harus mereka incar? Tidak. Realistisnya, tujuan mereka haruslah menjuarai Liga Primer. Namun mereka tidak mampu bersaing dengan Manchester City atau Liverpool untuk saat ini.”

“Jika mereka kalah melawan Tottenham [Hotspur] pada Senin, mereka akan mendapati diri mereka tertinggal enam poin di belakang City setelah menjalani tiga laga.” kata sang mantan gelandang dalam kolomnya di Paddy Power.