Manchester United Tengah Berada Pada Periode Krisis

Dengan dua kekalahan dari tiga pertandingan perdana yang telah berlangsung di ajang Premier League musim ini, Manchester United dianggap tengah mengalami situasi yang cukup krisis. Isu konflik internal, dan rumor keinginan sejumlah pemain bintang untuk meninggalkan Old Trafford seolah memperlebar masalah Setan Merah di awal musim ini.

 

Manchester United Tengah Berada Pada Periode Krisis

Jose Mourinho memang membawa angin positif bagi Setan Merah, terhitung sejak ditunjuk jadi manajer tim utama pada tahun 2016 lalu. Di musim pertamanya, pelatih asal Portugal mengantarkan Manchester United meraih titel Piala Liga, FA Community Shield dan Liga Europa. Sementara itu, pada musim keduanya atau musim kemarin, Mourinho memang tak berhasil mempersembahkan gelar juara, namun di satu sisik yang bersangkutan barhasil antarkan United finish di peringkat ke-2 pada klasemen akhir Premier League.

Faktanya, itu adalah posisi terbaik yang ditempati Manchester United sejak peninggalkan Sir Alex Ferguson di tahun 2013 silam, atau dalam artian klub berada di jalur yang tepat untuk terus berkembang dan membuka peluang meraih trofi juara. Sayangnya, di awal musim ini, Mourinho mendapati hasil yang mengecewakan.

Sempat menang atas Leicester City di partai pertama, Setan Merah kemudian telan kekalahan mengejutkan dalam laga kontra Brighton and Hove Albion, lalu dipermalukan Tottenham Hotspur lewat skor telak 0-3.Dalam laga tersebut, pelatih Jose Mourinho menunjukkan rasa frustrasinya dengan menurunkan Ander Herera sebagai bek tengah, yang mana keputusannya ini justru jadi boomerang.

Wakil pimpinan United Ed Woodward telah memberi tahu dunia bahwa ia tidak menginginkan manajernya untuk membelanjakan uang lagi, sedangkan Mourinho diketahui kurang puas dengan lini belakang yang dimiliki. Paul Pogba juga sebelum ini mengatakan ada masalah yang tidak bisa diungkap ke publik karena takut didenda, belum lagi bakat muda yang sejatinya bisa menjadi ‘kartu truf’ seperti Anthony Martial tengah dalam situasi dilematis menyangkut masa depannya.

Kini, United telah menelan dua kekalahan dari tiga laga pertamanya untuk kali pertama sejak 1992/93. Memang waktu itu mereka sanggup menjuarai Liga Primer di bawah arahan Sir Alex Ferguson, namun klub ini berada dalam situasi berbeda dan sekarang tidak ada Eric Cantona lainnya yang berharga murah di bursa transfer.