Maurizio Sarri tahu Dipercat Napoli dari Televisi

Maurizio Sarri, Pelatih asal Italia ini memang telah resmi berpisah dengan Napoli pada musim panas tahun ini dan mencapai kesepakatan dengan raksasa Premier League, Chelsea. Pelatih berusia 52 tahun tersebut kemudian mengungkapkan fakta bahwa dia baru tahu dipecat dari Napoli lewat televisi.

Maurizio Sarri tahu Dipercat Napoli dari Televisi

Sebenarnya Maurizio Sarri adalah manajer yang cukup bagus untuk Napoli, setidaknya itu yang terlihat selama tiga tahun terakhir ini, atau sejak yang bersangkutan didatangkan dari Empoli pada musim panas tahun 2015. Namun klub sepertinya merasa kecewa karena mantan pegawai bank tersebut tak kunjung mampu membantu Partenopei memenangkan Titel Scudetto.

Ahirnya, yang bersangkutan didepak dari kursi manajer pada musim panas tahun ini, setelah sebelumnya sempat beberapa kali mengambil alih puncak klasemen sementara dari tangan sang juara bertahan Juventus. Sarri sendiri tidak menyimpan dendam pada Napoli terkait dengan perlakuan klub tersebut, hanya saja dia meyayangkan sikap mereka, karena Sarri mengaku tahu dipecat dari Napoli saat menyaksikan televisi.

“Saya tengah makan malam bersama asisten Cristiano Giuntoli [direktur olahraga Napoli] dan kami berdebat soal apakah saya bertahan atau tidak. Kami menonton televisi dan terlihat saat Ancelotti berjalan di Filmauro [studio film presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis]. Saya tidak senang melihat kabar itu. Tapi sekarang saya punya Chelsea dan saya senang. Di sini adalah pesta, senang rasanya tiba di stadion ini dan melihat suporter mengenakan kostum berbeda dan minum bir bersama.”

“Saya tak tahu mengapa saya tak tetap berada di Napoli. Ada motif bagi saya untuk bertahan di sana, tapi juga ada keraguan, Presiden [Napoli] berpura-pura saya meneken kontrak dengan klausul rilis yang habis masa berlaku pada 31 Mei, tapi mereka mendatangkan Ancelotti pada 21 Mei.” ungkap Sarri.

Dari empat pertandingan Premier League pertamanya, Sarri berhasil mengantarkan Chelsea meraih empat kemenangan.