Para Pemain Piala Dunia Akan Diistirahatkan oleh Mourinho

Juru taktik Manchester united Jose Mourinho, merasa bahwa senggang waktu antara penutupan Piala Dunia 2018 dengan pembukaan Liga Primer Inggris musim 2017/18 terlalu sempit, karenanya dia berniat untuk mengistirahatkan para pemain yang berjuang di Rusia, pada 10 Agustus mendatang.

Para Pemain Piala Dunia Akan Diistirahatkan oleh Mourinho

Sebagaimana diketahui, para pemain Manchester United sejatinya memang banyak yang mentas di Pesta Akbar Sepakbola tahun ini di Rusia. Seperti misalnya Paul Pogba yang sampai melangkah ke partai final bersama Prancis, kemudian ada Marcus Rashford, Victor Lindelof, Ander Herrera, Romelu Lukaku, dan masih banyak lagi.

Penutupan dari pentas Piala dunia 2018 sendiri baru berakhir pada 15 juli, sementara itu kompetisi Premier League akan kembali digelar 25 hari kemudian, atau kurang dari sebulan. Artinya, sebelum tanggal 10 Agustus 2018, para pemain yang telah disibukkan dengan Negaranya di Rusia, harus sudah bergabung dengan tim utama Manchester United.

Hal tersebutlah yang tidak disukai manajer Manchester Unietd, Jose Mourinho. Pasalnya, para pemain tersebut hanya mendapatkan waktu kurang dari sebulan untuk menikmati liburan musim panas. Karenanya, juru taktik asal Portugal tersebut berniat untuk memberikan waktu liburan lebih banyak lagi kepada para pemainnya yang manggung di Rusia selama sebulan terakhir ini.

“Kami tak bisa memulai Liga Primer dengan pemain kami yang main di Piala Dunia. Ini memalukan untuk kompetisi klub paling penting di Eropa, Tiga pekan istirahat, saya pikir waktu minimal yang butuhkan tubuh dan jiwa mereka, dan waktu minimal juga untuk mereka kembali dan memikirkan sepakbola lagi,”

“Saya pikir tiga pekan adalah waktu minimal yang mereka butuhkan, yang artinya mereka akan kembali di pekan ketika Liga Primer dimulai, dan artinya mereka tidak siap untuk awal liga.” kata Mourinho kepada RT.

Adapun, pada kampanye musim 2017/18 kemarin, Manchester United sendiri berhasil finish pada peringkat ke-2 klasemen akhir Premier League, prestasi tertinggi mereka di liga pasca ditinggalkan Sir Alex Ferguson.