Paulo Dybala Bantah Ikut Ejek Jose Mourinho

Penyerang andalan Juventus, Paulo Dybala, membantah tegas klaim yang menyebut dirinya ikut berkonfrontasi dengan manajer Manchester United, Jose Mourinho dalam situasi kemelut yang terjadi selepas pertandingan. Penyerang muda Argentina ini mengaku hanya menasihati Mourinho agar tidak melakukan gestur ofensif.

Paulo Dybala Bantah Ikut Ejek Jose Mourinho

Sebagaimana diketahui, pertandingan antara Juventus melawan Manchester United, kamis dinihari WIB lalu (08/11) waktu setempat memang diwarnai insiden kontroversial. Juventus yang bermain sebagai tuan rumah dalam pertandingan tersebut pada awalnya berhasil unggul lebih dulu berkat gol yang dicetak Cristiano Ronaldo, sayangnya di akhir laga kubu Manchester United berhasil membalas dengan dua gol masing-masing lewat Juan Mata dan Gol Bunuh diri Alex Sandro.

Tak lama setelah wasit meniup pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, manajer Manchester United, Jose Mourinho seperti melakukan tindakan ofensif terhadap para juventini yang hadir memenuhi tribun Allianz stadium. Setelahnya beberapa pemain Juventus terlihat mendekati Jose Mourinho seperti Leonardo Bonucci dan Paulo Dybala.

Menurut laporan yang terdengar selepas pertandingan tersebut, Dybala ikut mengejek Jose Mourinho lantaran merasa tak terima tindakan ofensif yang dilakukan manajer asal Portugal tersebut. Namun Dybala buru-buru membantah kabar ini. Dijelaskan bintang muda Argentina bahwa dia hanya mengatakan kepada Mourinho untuk tidak melakukan gestur ofensif seperti itu lagi.

“Saya hanya bilang kepadanya tidak perlu membuat gesture tersebut. Tidak perlu menciptakan tensi lebih, kadang Anda menerima hinaan dan itu buruk, tapi menciptakan tensi lebih tinggi dari sebelumnya…. Saya bilang kepadanya tidak perlu melakukan itu, saya tidak mengejek dia. Saya hanya mengatakan itu kepadanya dan pergi.” tegas Dybala kepada Sky Sport Italia.

Mourinho sendiri telah berdalih bahwa hal tersebut dia lakukan karena sepanjang laga, Inter milan yang merupakan bekas klub arahannya jadi bahan ejekan para Juventini.