Pelatih Legendaris Italia Kritisi Pertahanan Madrid

Jika dibandingkan dengan pertahanan Juventus yang begitu solid, menurut Arrigo Sacchi, Real Madrid tidak memiliki apapun untuk diandalkan di lini belakang. Terkecuali Ramos, para pemain bertahan yang dimiliki Los Blancos menurutnya adalah pemain Medioker.

Pelatih Legendaris Italia Kritisi Pertahanan Madrid

Seiring dengan keberhasilan melangkah ke babak final Liga Champions Eropa musim ini, Juara bertahan Real Madrid tak lantas mendapatkan sanjungan terus menerus, ada kritik yang baru saja dilayangkan salah seorang pelatih Legendaris Italia untuk tim arahan Zinedine Zidane, secara khusus menyoroti lini pertahanan mereka.

Sebagaimana diketahui, Real Madrid berhasil mengemas kemenangan telak 4-2 dalam agregat dua leg babak semifinal Liga Champions Eroap Musim ini melawan Atletico Madrid. Pada leg pertama, mereka berhasil menghajar sang rival sekota dengan skor telak 3-0, namun di leg kedua, mereka kalah dengan skor akhir 2-1 di Vicente Calderon. Beruntun , keunggulan agregat dua gol membawa sang juara bertahan tetap berhak atas tiket ke Final.

Di babak tersebut, sudah ada Juventus yang menanti, dimana juara bertahan Serie A sebelumnya berhasil menyingkirkan AS Monaco, mereka juga mengalahkan Barcelona dalam dua leg babak perempat final tanpa kebobolan. Fakta ini semakin membuktikan bahwa Juventus memang memiliki lini pertahanan yang amat solid. Sementara, menurut arrigo Sacchi selaku salah seorang pelatih Legendaris Italia, Real madrid memiliki para pemain bertahan Medioker, terkecuali Sergio Ramos.

“Pertahanan Real Madrid tidak memiliki bobot, tak punya substansi, terlepas dari Sergio Ramos, Danilo adalah pemain medioker dan saya tak tahu apakah mereka bisa memastikan Dani Carvajal pulih saat final nanti.”

“Sementara Juventus kuat, mereka seperti tank dan kepercayaan diri mereka semakin bertumbuh lebih besar setelah melewati berbagai laga di Liga Champions. Juventus telah mencapai sesuatu yang luar biasa, mencapai dua partai final dalam tiga tahun. Mereka mengibarkan bendera Italia di Eropa dan layak mendapat kredit untuk hal tersebut.” demikian ungkap Sacchi kepada Mediaset Premium.