Presiden AS Roma Akui Menyesal Lepas Mohamed Salah

Meskipun sudah semusim berlalu, tapi nampanya AS Roma masih belum merelakan kepergian Winger tim Nasional Mesir, Mohamed Salah menuju Liverpool pada musim panas tahun kemarin. Bahkan, Presiden Gialorossi , James Palotta mengaku menyesal karena telah membiarkan sosok berusia 26 tahun tersebut meninggalkan Anfield.

Presiden AS Roma Akui Menyesal Lepas Mohamed Salah

Sebagaimana diketahui, Mohamed Salah memang sempat jadi andalan AS Roma selama dua musim, tepatnya pada periode 2015 hingga 2017, sejak eks Chelsea itu didatangkan dari salah satu klub rival, Fiorentina. Saat itu Salah tampil cemerlang bersama dengan Gialorossi, tak heran jika kemudian yang bersangkutan ditebus Liverpool pada bursa transfer musim panas tahun 2017 kemarin lewat kocek tak kurang dari 42 Juta Euro.

Pada musim pertamanya di Liverpool, Salah tampil gemilang, dengan mengoleksi 32 gol di ajang Premier League yang mengantarkan Liverpool finish di peringkat ke-4 pada klasemen akhir, dan 12 gol dicetak pada ajang Liga Champions Eropa yang mengantarkan Tim Marseyside ke babak final. Salah juga dianugerahi penghargaan pemain terbaik Premier League serta Top Skorer kompetisi setelah mencetak 32 gol sepanjang musim.

Melihat kecemerlangan Salah bersama dengan Liverpool tentu saja ada penyesalan yang dirasakan pihak AS roma dan hal ini diakui oleh Presiden mereka, James Palotta. Dia juga menyesal karena melepas Salah, namun di satu sisi pemain Mesir memang akan memasuki tahun terakhir dalam kontraknya, sehingga AS Roma tidak memiliki opsi lain.

“Saya sangat menyukai Salah, banyak yang masih tidak tahu kami tidak punya pilihan saat itu, kami harus merelakannya, ia masih memiliki satu tahun kontrak, ia meminta dijual karena ia merasa harus menunjukkan sesuatu di Liga Primer, Itu sulit, bahkan dengan Alisson itu sulit.” kata Pallotta kepada laman YouTube klub.