Real Madrid Masih Menyesal gagal Rekrut Mbappe

Presiden AS Monaco, Vadim Vasylev mengungkapkan fakta bahwa Real Madrid sejatinya masih merasa kecewa akan kegagalan mereka menggaet bintang muda Prancis, Kylian Mbappe. Presiden Real Madrid kecewa karena AS Monaco melepas Mbappe ke PSG, namun ditegaskan Vasylev bahwa hubungan dengan Real Madrid baik-baik saja.

Real Madrid Masih Menyesal gagal Rekrut Mbappe

Sebagaimana diketahui, Kylian Mbappe memang menarik perhatian sejak masih membela AS Monaco dan bersinar pada musim 2016/17 lalu. Dia turut berperan besar atas keberhasilan klub memenangkan titel Ligue 1 Prancis dan melangkah sampai ke babak semifinal Liga Champions Eropa. Tak heran saat itu dia dikaitkan dengan sejumlah raksasa Eropa, salah satunya Real Madrid.

Ketika itu, kuat isu yang mengklaim bahwa Los Blancos sudah sangat dekat untuk mendapatkan servis pemain berusia 20 tahun tersebut. Sayangnya, pada akhirnya Mbappe memutuskan untuk hengkang ke klub Rival, Paris Saint-Germain dengan kesepakatan satu tahun pinjaman untuk kemudian ditebus secara permanen pada bursa transfer musim panas tahun ini.

Mbappe sendiri kemudian tampil cemerlang bersama dengan Paris Saint-Germain, dia juga baru saja mengantarkan Tim Nasional Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 kemarin. Wajar jika kemudian Presiden Real Madrid, Florentino Perez merasa kesal karena usaha timnya mendatangkan Mbappe dari AS Monaco berujung kegagalan.

“Kapan saja saya bertemu Florentino, dia mengaku menyesal atas situasi Mbappe, Dia bahkan menyalahkan saya karena tidak menjualnya ke Madrid. Padahal, itu semua tergantung si pemain.” ujar Vasilyev seperti dilansir Football Espana.

Kendati demikian, Presiden Vadim Vasylev menegaskan bahwa hubungan AS Monaco dengan Real Madrid sejatinya baik-baik saja.

“Meski begitu, hubungan kami dengan Madrid tetap kuat, dan kami berdua berharap si pemain, yang tentu saja calon pemenang Ballon d’Or, ada di klub masing-masing,” tutupnya.