Rusia Bakal Berjuang Keras Hentikan Mohamed Salah

Matchdays ke-2 Group A Piala dunia 2018 akan mempertemukan antara tuan rumah Rusia melawan Mesir. Bintang Mesir Mohamed salah diprediksi akan tampil dalam pertandingan tersebut, dan terkait hal ini, Pelatih Rusia Stanislav Cherchesov menegaskan bahwa timnya akan berjuang habis-habisan untuk mengentikan pergerakan Salah.

Rusia Bakal Berjuang Keras Hentikan Mohamed Salah

Mohamed Salah pada awalnya diprediksi bisa tampil dalam pertandingan melawan Uruguay pada laga perdana timnas Mesir di ajang Piala dunia 2018. Namun faktanya pelatih Hector cuper tidak menurunkan mantan pemain Chelsea tersebut sepanjang 90 menit pertandingan, sedangkan Mesir sendiri pada akhirnya telan kekalahan tipis 0-1.

Meski begitu, Salah diyakini akan tampil pada pertandingan matchdays ke-2 melawan Rusia. Pelatih Hector Cuper juga mengatakan bahwa kondisi bintang Liverpool itu sepenuhnya fit untuk pertandingan melawan tuan rumah nanti. Tentu saja, dengan fakta itu artinya Rusia akan berhadapan dengan Mesir yang lebih kuat, mengingat Salah tampil gemilang sepanjang musim 2017/18 kemarin bersama Liverpool dengan mencetak 44 gol di semua kompetisi.

Terkait hal ini, Pelatih Timnas Rusia, Stanislav Cherchesov menegaskan bahwa timnya akan berjuang keras menghentikan laju Mohamed Salah dalam pertandingan nanti.

“Apa yang bisa saya bilang? Saya percaya kepada tim. Saya percaya dengan para pemain dan saya akan memberi anda jawaban yang sederhana, Kami telah siap dan akan melakukan ini,” ujar Cherchesov dalam konferensi pers

Sebelumnya , Bek Real Madrid Sergio Ramos telah menghentikan pergerakan Mohamed Salah dengan cara mencederai pemain Mesir yang membuat sang pemain mengalami cedera dislokasi bahu dan nyaris membuatnya absen dalam turnamen Piala dunia 2018. Untungnya, Salah bisa pulih tepat waktu, namun pelatih Cherchesov tidak merasa bahwa Ramos sengaja melakukan hal tersebut.

“Saya yakin bahwa Ramos tidak melakukannya dengan sengaja. Ini adalah olahraga dengan sentuhan, dan yang saya pahami, tidak ada yang mencederai seseorang dari tim lain dengan sengaja,” pungkasnya.