Setelah Juara Liga Champions, Liverpool Ketagihan Juara

Liverpool berhasil menjuarai Liga Chamoions Eropa musim kemarin, sebagai ‘pembayaran’ atas kegagalan mereka di musim sebelumnya pada ajang yang sama. Terkait dengan keberhasilan tersebut, gelandang Adam Lallana menyebut bahwa timnya saat ini seperti ketagihan untuk meraih trofi juara lagi.
Ryan Giggs Sebut Liverpool Mengerikan

Memang, sebelum menjuarai Liga Champions Eropa musim kemarin, Liverpool mengalami paceklik gelar yang tentu saja mengecewakan para fans mereka. Terakhir kali meraih trofi juara adalah di tahun 2012, saat itu mereka menjuarai Carabao Cup atau Piala Liga. Sejak saat itu, mereka mengalami penurunan performa.

Setelah kurang lebih tujuh tahun berlalu, barulah Liverpool berhasil memenangkan gelar juara lagi. Ya, pada musim kemarin, Liverpool dinyatakan sebagai juara Liga Champions. Mereka berhasil memenangkan partai final melawan sesama tim Inggris, Tottenham, dengan skor 2-0. Kesuksesan tersebut membuat Liverpool tidak menjadi cepat puas.

Bahkan, gelandang The Reds, Adam Lallana mengungkapkan bahwa timnya saat ini jadi lebih lapar akan gelar juara. Pemain Timnas Inggris inipun mengindikasikan bahwa Liverpool bertekad meraih gelar piala Dunia antarklub yang memang sedang diikuti tim arahan Jurgen Klopp saat ini.

“Rasanya seperti ketagihan, anda memenangkan satu medali dan menginginkan yang lainnya. Anda ingin mendapatkan lebih banyak lagi. Rasanya besar. Kami adalah juara Eropa dan akan menjadi juara Piala Dunia Antarklub, tidak banyak orang yang berkata seperti itu. Kami akan mengerahkan semuanya,” ujar Lallana seperti yang dikutip dari Daily Mail.

Sebagai informasi, Liverpool memang menjadi wakil Eropa untuk bermain di ajang Piala Dunia antarklub tahun ini setelah memenangkan gelar Liga Champions Eropa musim kemarin. Mereka berhasil melaju ke babak final setelah mengalahkan Monterrey di semifinal.

Adapun di partai final, Liverpool akan berhadapan dengan klub Brazil, Flamengo, pertandingan tersebut akan digelar pada hari Minggu (22/12/2019) nanti di Khalifa International Stadium. Meski lebih diunggulkan menang, tapi Lallana enggan menganggap remeh kualitas tim lawan. Yang diperlukan Liverpool adalah fokus pada performa sendiri.

“Kami harus berkonsentrasi kepada diri sendiri. Itulah yang pernah kami lakukan. Kami menghormati lawan, kami akan menganalisa mereka,” tutupnya.