Tertangkap Karena Mabuk Saat Mengemudi, Lloris Minta Maaf

Kapten Sekaligus penjaga gawang andalan Tottenam Hotspur, Hugo Lloris meminta maaf kepada publik utamanya para fans Tottenham Hotspur terkait dengan kelakuan tak terpuji yang dia lakukan baru-baru ini. Sebagai informasi, Lloris belum lama diamankan pihak kepolisian lantaran kedapatan mengemudi dalam keadaan mabuk.

Tertangkap Karena Mabuk Saat Mengemudi, Lloris Minta Maaf

Hugo Lloris, 31 tahun, tidak hanya dikenal sebagai sosok penjaga gawang yang handal, tapi juga sebagai panutan bagi pemain lain dan publik, itulah alasan kenapa yang bersangkutan sudah dipercaya jadi kapten Tottenham Hotspur sejak beberapa tahun terakhir ini. Namun, apa yang dilakukan Lloris baru-baru ini tidak mencerminkan dirinya sebagai panutan.

Pemain Tim Nasional Prancis tersebut dihentikan polisi yang menggelar patroli rutin di Gloucester Place setiap Jumat (24/8) dini hari waktu setempat. Terkait dengan sikapnya yang tak terpuji tersebut, Sang juara Piala Dunia 2018 bersama Prancis melontarkan permintaan maaf atas pelanggaran aturan yang dilakukannya dan sadar bahwa perilakunya tidak bisa ditoleransi.

“Saya meminta maaf dengan segenap hati kepada keluarga, klub, rekan-rekan, manajer dan semua suporter, Saya mengambil tanggung jawab penuh atas aksi tersebut dan itu bukanlah contoh yang ingin saya tunjukkan.” ucap Lloris.

Bisa dikatakan permintaan maaf ini adalah contoh yang sangat baik, dan itikad yang bagus dari seorang pemain yang selama ini dianggap sebagai panutan bagi pemain lain.

Lloris sendiri bergabung dengan Tottenham Hotspur sejak ditebus dari Olympique Lyon pada bursa transfer musim panas tahun 2012 silam. Sejauh ini yang bersangkutan selalu jadi andalan klub di pos penjaga gawang, mencatatkan 256 penampilan di ajang Premier League. Dalam beberapa musim terakhir ini, Lloris berhasil membawa Spurs tampil jauh lebih baik.

Bahkan, dia baru saja memenangkan trofi Piala dunia 2018 bersama tim Nasional Prancis setelah mengalahkan Kroasia di babak final.